DOA BERSAMA DAN PENGGALANGAN DANA PELAJAR YAMAN UNTUK ROHINGYA

Posted on
From Yemen for Rohingya

Yaman – Minggu (17/09) pelajar Indonesia di Yaman menggelar istighatsah bersama untuk kemenangan kaum muslimin di Burma, Myanmar sekaligus penggalangan dana untuk muslim Rohingya yang bertempat di Auditorium Fak. Syariah dan Hukum, Universitas Al Ahgaff, kota Tarim.

Acara yang diprakarsai oleh Ppi Yaman bekerjasama dengan One Care Indonesia dan seluruh organisasi yang berbasis di Bumi Balqis ini turut dihadiri Syeikh Abdul Qadir Muhammad Alaydrus, bersama putranya yang sekaligus Direktur Madrasah Alaydrus lil Qiraat, Dr. Abdullah Abdul Qadir Alaydrus.

Acara dimulai pukul 21.05 KSA yang diawali dengan khataman Al Quran. Dalam hal ini, pembacaan kalam mulia itu dipandu langsung oleh Sekretaris Ppi Hadhramaut, Syarifuddin Turmudzi. Kemudian, acara berlanjut dengan pembacaan doa bersama; doa Syeikh Abdul Qadir Al Jailani dan Hizib Nash Al Habib Abdullah Alwi Al Haddad.

Berlanjut ke kata sambutan, Dr. Abdullah menuturkan bahwa segala kemenangan di dunia ini datangnya hanyalah dari Allah swt. Begitu juga kemenangan kaum muslim di negara Myammar. Meski begitu, namun, berdoa dan beristighatsah merupakan salah satu gerbang menuju kemenangan itu. Tak sekedar itu, berdoa juga merupakan pangkal segala ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah swt.

“Ad-dua’ mukkhul ‘ibadah. Karena disana disebutkan nama-nama Allah swt yang Maha Agung. Dan yang sangat penting itu adanya keyakinan di hati kita bahwa Allah akan mengabulkan permintaan hamba-hambaNya,” ujar dosen Al Ahgaff itu.

Beliau juga menegaskan bahwa tak selamanya doa itu cepat dikabulkan. Contoh krongkritnya seperti Nabi Musa alaihisalam, yang mana doanya baru dikabulkan oleh Allah swt setelah 40 tahun lamanya. Selain, itu untuk cepat dikabulkan doa juga perlu didukung oleh beberapa faktor eksternal, diantaranya yaitu memilih waktu dan tempat yang pantas untuk berdoa.

Sementara itu, Sekjen Ppi Yaman, Jihad El-Mulk Benthaleb dalam sambutannya berterimakasih kepada para hadirin, serta meminta maaf atas segala kekurangan. Majelis ditutup dengan pembacaan doa oleh Syeikh Abdul Qadir Alaydrus. (AR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *