PPI (Persatuan Pelajar Indonesia) Yaman merupakan organisasi kepelajaran yang resmi berdiri pada 18 Agustus 2001 atas dasar pentingnya sebuah perhimpunan bagi seluruh pelajar Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di negeri para wali ini. PPI Yaman merangkul semua mahasiswa Indonesia di Yaman guna mewujudka aspirasi dan cita-cita mereka dalam mengharumkan nama bangsa dan negara Indonesia di Yaman maupun luar Yaman.
Sampai saat ini, PPI Yaman memiliki 2 wilayah yaitu PPI Hadhramaut dan PPI Mukalla dengan jumlah kelembagaan kurang dari 20 lembaga pendidikan di bawah koordinasi PPI wilayah. Adapun tujuan utama berdirinya PPI Yaman, yakni untuk mewadahi pelajar Indonesia di Yaman untuk berpartisipasi pada kegiatan-kegiatan yang bersifat nasional maupun internasional yang bermanfaat bagi bangsa dan negara juga untuk mengembangkan ikatan tali persaudaraan di antara sesama pelajar Indonesia di Yaman.
Baca selengkapnya...
Apakah Anda pernah bertanya-tanya bagaimana puasa Ramadhan yang kita jalani saat ini sebenarnya telah berubah seiring waktu? Dari awalnya yang sede…
Baca selengkapnyaWebinar ini membahas konsep tauhid sebagai dasar pandangan hidup Muslim. Diskusi yang dipandu oleh Al Habib Ali Bagir As Segaff, Lc,. MA,. Ph.D. dan …
Baca selengkapnyaYaman, 16 Januari 2025– Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Yaman menggelar acara workshop dan pameran literasi yang berlangsung pada Kamis, 16 Jan…
Baca selengkapnyaTarim, 10 November 2024 – Keluarga besar Departemen Pendidikan dan Keilmuan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Yaman, bekerja sama dengan PPI Hadh…
Baca selengkapnyaAlhamdulillah. PPI Yaman melalui Tim Sigap Departemen Pelajar dan Kemahasiswaan bersama PPI wilayah telah selesai menyusun surat rekomendasi institus…
Baca selengkapnyaTak henti-hentinya PPI Yaman hadir di tengah pelajar Indonesia. Di periode ini, PPI Yaman melalui Departemen Pusat Gerakan dan Sosial berkolaborasi…
Baca selengkapnyaOleh: Arman Muhammad Amir Bangsa Indonesia telah merdeka dari penjajahan bangsa lain selama 77 tahun. Namun ketika bergumam tentang penjajah, maka …
Baca selengkapnya
Media Sosial